zmedia

Kampanye “Jangan Asal Klik” Soroti Lonjakan Penipuan Digital di Masa Pencairan THR

 

IARSI.MY,ID
Inspirasi Awak Reportase dan Selidik Independen

Jakarta – Menjelang pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), ancaman penipuan digital kembali meningkat signifikan seiring tingginya aktivitas transaksi online masyarakat. Untuk itu, sebuah kampanye edukasi bertajuk “Jangan Asal Klik” diluncurkan untuk meningkatkan kewaspadaan publik terhadap potensi penipuan daring yang marak dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.

VIDA, penyedia solusi digital identity dan fraud prevention, bersama Komite Digital Indonesia (Komdigi) mengungkapkan bahwa lonjakan laporan penipuan digital terjadi setiap hari di periode pencairan THR, dengan ratusan hingga ribuan laporan scam yang masuk. Selain itu, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa kerugian akibat penipuan digital selama periode tersebut mencapai triliunan rupiah.

Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Komdigi RI, Teguh Afriyadi, menyatakan bahwa momentum pencairan THR menjadi peluang bagi pelaku penipuan karena banyak masyarakat yang aktif bertransaksi dan terkadang tidak berhati‑hati saat membuka tautan atau pesan yang mencurigakan. Oleh karena itu, kampanye ini mengajak masyarakat untuk lebih waspada sebelum mengklik tautan atau merespons pesan yang tidak jelas sumbernya.

Kampanye “Jangan Asal Klik” juga mengedukasi publik tentang berbagai modus penipuan digital yang sering terjadi, serta mengimbau supaya pengguna internet selalu melakukan verifikasi terhadap situs, tautan, dan alamat rekening yang mereka temui dalam aktivitas online. 

Red